Sabtu, 14 Mei 2011

Kebiasaan menyisihkan "GONG saat MAKAN"

Setiap orang memiliki kebiasaan sendiri-sendiri dalam segala hal. Temasuk dalam hal ini kebiasaan makan. 

Sebagian besar orang, kalau makan harus banyak agar kenyang, tp ada sebagian orang lagi yang kalau makan nggak usah banyak-banyak tetapi cukup lah... yang penting dah ada tenaga yg masuk dan cukup bagi tubuh. Ada lagi sebagian orang yang suka bersuara saat makan, dan ada juga yang pada saat makan diam saja tapi tau-tau dah menghabiskan berporsi-porsi makanan yang dihidangkan .... he..he..he...

Lha kalau ini kebiasaan yang lain lagi & tidak semua orang melakukannya.
"Menyisihkan makanan yang disukai untuk GONG 
saat kita Makan"
Apakah Anda termasuk yang demikian .................??????????????????????

Kadang lucu juga kalo diperhatikan.... ada kepuasan tersendiri melakukan hal tersebut ....
  • Biasanya sebagian orang pada saat makan, dia akan makan semua yang disajikan ... bahkan kalau perlu lauknya habis dahulu baru kemudian nasinya menyusul di belakang.
Tetapi beda dengan kebiasaan membuat GONG tadi ...
  • Pada saat makan, orang yang memiliki kebiasaan tersebut akan menghemat lauknya, bahkan kadang lauk yang paling dia sukai akan disisihkan untuk nanti sebagai GONG PENUTUP makan. Dia makan dengan lauk yang apa adanya dan dihemat lauk tersebut sampai dengan nasinya habis, baru terakhir LAUK YANG DISUKAI akan dimakan paling akhir sebagai GONG.
Mengapa ada orang yang memiliki kebiasaan GONG tersebut ....? dan apa alasannya ya ......?
Wah kalau alasan orang lain aku tidak tau ... soale surveynya belum jauh... baru tanya temen-temen saja yang memiliki kebiasaan tersebut. 
Tetapi kalau aku karena juga memiliki kebiasaan tersebut :
  1. Ada kepuasan tersendiri, apabila makan di paling akhir itu makanan yang paling enak / paling disukai.
  2. Ada pepatah "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian", lha itu juga salah satunya. Pada saat makan awalnya kan menghemat lauk, karena lauk yang paling disukai sudah disisihkan untuk GONG nanti, sehingga  seperti istilah tadi yang pada akhirnya nanti akan BERSENANG-SENANG KEMUDIAN dengan adanya makan Gong tadi.
  3. Trus itu sudah kebiasaanku sejak kecil... kalau makan ya makanan yang paling disukai akan dimakan di paling akhir.
  4. Lha untuk Ending yang menyenangkan (GONG) tadi .... sehingga dimulut yang dirasakan terakhir adalah enaknya saja, karena makanan yang disukai yang dimakan di paling akhir, sehingga terasa sangat menyenangkan pada saat makan walaupun lauknya biasa-biasa saja, tetapi terasa Luar Biasa dengan adanya GONG tadi.
  5. dst....... (masih banyak lagi alasan-alasannya)
Lha tetapi .... ada juga negatifnya kita memiliki kebiasaan GONG tersebut. Apa sih kekurangannya ?
  1. Apabila pada saat makan, kita berdekatan dengan orang yang tidak memiliki kebiasaan GONG tersebut, maka dikira kita tidak suka dengan lauk yang telah kita sisihkan/tabung tadi, sehingga biasanya akan diminta atau diambil olehnya ......(Kasian deh gue ..... dan itu pernah aku alami sendiri...... he...he... kalau ingat geli juga ya ......kita yang nabung dia yang nemu..... tapi nggak apa-apa lah)
  2. Apabila ternyata lauk yang kita anggap paling enak tadi ternyata ada sesuatu yang membuat tidak enak (misal : ada kerikilnya) maka nanti GONG nya juga tidak akan terasa enak.
  3. Apabila saat kita makan belum selesai, tetapi harus kita tinggal dulu sebentar (karena ada urusan mendadak) .... eeeeeeeee ternyata pada saat kita kembali untuk melanjutkan makan dah ilang deh itu gong, gak tau apa dia diambil kucing, ato dia terjatuh ..... (akhirnya juga tdk happy ending)
Walaupun banyak juga kelemahannya/negatifnya memiliki kebiasaan GONG tersebut, tetapi aku tetep enjoy saja untuk melakukannya, karena kepuasan dalam makan itu bukan tergantung dari orang lain tetapi tergantung dari diri kita sendiri.

Bagi yang belum pernah merasakan kebiasaan GONG tersebut .....Selamat mencoba....

Senin, 09 Mei 2011

Resep PIZZA HUT Ala Uus & Jaya

Mumpung hari libur, pengen rasanya makan pizza.
Tapi kalo harus beli pizza di tempat yg berlogo merah tuh ... wah harganya mantap ... padahal pengenne makan pizzanya bisa puas...
Akhirnya ada ide tuk buat pizza sendiri, biar nanti bisa dibagi2 tuk semua kluarga dan makan bisa puas ....
Usut punya usut ... Hari Sabtu, mulailah search resep pizza di mbah Google ... alhasil dapat deh... trus pulang kantor langsung deh beli bahan-bahan tuk membuatnya.

Bahan adonan Pizza :
  • 250 gram tepung terigu cakra/segitiga, diayak (kalau aku pakai terigu cakra)
  • 1/2 bungkus ragi instan 
  • 2 butir kuning telor, dikocok
  • 100 ml air dingin (air es)
  • 1/2 sdt garam
  • 2 sdm gula pasir
  • sedikit minyak sayur
Isi pizza (topping):
  • Daging ayam / sapi, cincang
  • bawang bombay, cincang kasar
  • bawang putih, memarkan, cincang kasar
  • Merica haluskan
  • sedikit pala haluskan
  • jamur kancing, iris tipis 
  • 1/2 sdt garam
 
sayuran frozen (wortel, jagung, kacang polong), rendam air panas, tiriskan (jangan ikut ditumis)
Sosis sapi/ayam iris tipis-tipis atau bisa juga untuk pinggiran pizza (jangan ikut ditumis)
Keju
Lada hitam (untuk taburan)


Bahan Saus:
  • 2 buah tomat, buang biji, potong dadu kecil/cincang
  • 1/2 bawang bombay, iris/cincang halus
  • 2 siung bawang puting cincang halus
  • 1/2 sdt garam
    1/2 sdt merica haluskan
  • sedikit pala haluskan
  • 1/2 sdm gula pasir
  • kaldu ayam (bila tidak ada pakai saja kaldu bubuk)
  • 1/4 gelas air putih
  • 1 sdm tepung maizena, untuk mengentalkan
Cara membuat Adonan Pizza
  1. Campur tepung terigu yang sudah di ayak dengan ragi instan, garam dan gula. Aduk rata.
  2. Tuang kuning telor kedalam terigu, uleni, tambahkan air sedikit demi sedikit sampai habis sambil diuleni. Tambahkan minyak sayur, uleni sampai kalis/tidak lengket di tangan.
  3. Setelah adonan kalis, bulatkan adonan, lalu banting 2-3 kali di atas meja dapur. Uleni sekali lagi. Diamkan sebentar.
  4. Ambil penggilas kue dari kayu (kalau tidak punya, pakai botol bekas syrup), tipiskan adonan hingga melebar, bentuk lingkaran.
  5. Olesi loyang bulat dengan minyak sayur, letakkan kulit pizza kedalam loyang.
  6. Kalau tidak ada loyang pizza, bisa menggunakan loyang kue.
Ini contoh hasilnya kalau adonan dah kalis :


Cara membuat Isi Pizza (Topping):
Panaskan sedikit mentega/minyak sayur, masukkan bawang bombay, bawang putih, merica dan pala halus masak sampai harum. Masukkan daging, aduk-aduk. Masukkan jamur, tambahkan garam, masak, sisihkan.
atau macam-macam isi topping bisa juga disesuaikan dengan selera atau bahan-bahan yang yang ada di kulkas.


Cara membuat Saus:
  1. Tumis Bawang bombay sampai harum
  2. Masukkan bawang cincang , merica dan pala, kemudian tumis sampai harum
  3. Masukkan tomat cincang, tambahkan air, masukkan garam, gula pasir, kaldu bubuk, aduk rata. 
  4. Masukkan tepung maizena, aduk rata, masak hingga mengental, angkat.

Sudah siap semua, sekarang tinggal menatanya saja.Tuang saus pizza ke atas adonan pizza yang sudah ditaruh di loyang tadi, beri isian/topping (daging tumis dan sayuran), taburkan keju hingga tertutup rata, taburi lada hitam yang sudah ditumbuk kasar.


 
Oven hingga matang.
Ini dia hasilnya :

Angkat, potong-potong, sajikan!


Alhamdulillah bisa deh membuat Pizza nya ... Si Jay pun jadi lahap memakannya .....
YUMMY ........